Suara Lantang Irjen Wahyu Widada, Menggetarkan, Semua Anggota Terdiam

Suara Lantang Irjen Wahyu Widada, Menggetarkan, Semua Anggota Terdiam

30 Mei 2021 0 By Tim Redaksi

PANGKAT dan jabatan tak ada artinya.

Hal tersebut merupakan pesan yang disampaikan oleh sosok inspiratif pemegang jabatan tertinggi Polda Aceh.

Tak hanya memberikan pesan yang membuat hati bergetar kepada anggota lainnya, Irjen Pol Wahyu Widada rupanya merupakan sosok anggota Polri yang cerdas.

Sepak terjang semasa pendidikan hingga berkarier di Korps Bhayangkara.

Lantas, seperti apa pesan yang membuat banyak anggota Polri terdiam itu?

Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Berpesan Agar Tak Sombong

Sebuah video berdurasi pendek yang diunggah pada akun Instagram @tnipolri_lovers hingga kini terus mendapatkan atensi publik.

Sosok yang begitu menarik perhatian tersebut adalah Irjen Pol. Wahyu Widada.

Berhadapan dengan sejumlah anggota secara virtual tak menyurutkan semangat Irjen Wahyu untuk tetap berkobar.

Dengan lantang, ia memberikan pesan berharga untuk selalu rendah hati.

“Hanya orang-orang yang sombong yang tidak takut pada kematian,” ucapnya.

Meski berjarak, semua partisipan yang tergabung dalam video call conference tersebut langsung terdiam.

Irjen Wahyu berbicara soal kematian dan balasannya.

“Kita yang masih hidup ini diberikan kesempatan untuk bertaubat. Apakah ada yang yakin di antara kita di sini kalau sekarang mati terus masuk surga? Kalau saya enggak,” tegasnya.

Pangkat dan Jabatan Bukan Segalanya

Lebih jauh, Irjen Wahyu mengingatkan para anggota mengenai kesombongan di mata Tuhan.

Kesombongan di dunia tersebut dapat berawal dari pangkat dan jabatan yang dimiliki.

Padahal, pangkat dan jabatan dapat sewaktu-waktu direnggut dari kenyamanan dunia.

Suasana pertemuan tersebut masih berlangsung dengan khidmat.

“Ingat. Iblis itu diusir dari surga karena kesombongannya. Maka saya ajak rekan-rekan semua jangan menjadi orang yang sombong. Pangkat dan jabatan ada masanya, suatu hari akan sampai pada akhir pengabdian,” katanya.

Ajak Bertugas dengan Maksimal

Menjelang akhir video yang dibagikan tersebut, Irjen Wahyu tak henti-hentinya untuk berpesan agar para anggota mampu mendedikasikan diri bagi masyarakat.

Tugas tersebut tak lain harus dilaksanakan dengan sepenuh hati dan sebaik-baiknya.

“Sekarang ini kita masih diberikan kesempatan untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat. Dalam hal ini, kita laksanakan pengabdian kita dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

“Saya selalu sampaikan, selalu ada ruang untuk beribadah, selalu ada ruang untuk berbagi,” katanya lagi.

Sebelum berkarier di tubuh Polri, Irjen Pol Wahyu merupakan lulusan terbaik dari Akpol tahun 1991.

Setelah itu, Irjen Pol Wahyu lantas melanjutkan pendidikan ke PTIK dan lulus pada tahun 1998.

Beberapa waktu kemudian, beliau kembali menyabet predikat lulusan terbaik setelah mengenyam pendidikan Polri di Sespim pada tahun 2006.

Beliau juga merupakan jebolan Sespimti pada tahun 2014.

Sebelum memegang jabatan sebagai Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu sempat menjabat sebagai Kapolda Gorontalo, Wakapolda Riau, Karojianstra SSDM Polri, Staf Kepresidenan, Kapolres Metro Tangerang Kota, hingga Wakapolres Bekasi.

Video Irjen Wahyu Beri Pesan Lantang
Berikut videonya

DI SINI

 

(Montt/Merdeka).