Hartono Bersaudara Orang Paling Kaya di Indonesia, Sosoknya Mengejutkan

Hartono Bersaudara Orang Paling Kaya di Indonesia, Sosoknya Mengejutkan

1 September 2023 0 By Tim Redaksi

METROONLINENTT.COM – Nama Robert Budi Hartono menduduki peringkat nomor 1 orang paling kaya di Indonesia versi Forbes 2023.

Selain Robert Budi, Michael Bambang Hartono yang menduduki peringkat 2 juga berasal dari keluarga Hartono.

Bahkan dalam kawasan Asia Tenggara, kakak beradik Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono juga menduduki posisi puncak.

Baca Juga:

Lowongan Kerja Terbaru di Perusahaan Ini, 3 Posisi yang Dibutuhkan, Cek Sekarang

Gelar Profesi Ini Bisa Dicantumkan di Tiket Pesawat, Sungguh Istimewa, Oh Ternyata

Berdasarkan data dari Forbes, Budi Hartono sendiri memiliki harta senilai US$ 26,8miliar, sedangkan sang kakak, Michael Hartono tercatat menyimpan harta US$ 25,6 miliar.

Tak hanya di 2023, Hartono bersaudara sendiri telah menduduki posisi pertama orang terkaya di Indonesia versi Forbes selama 14 tahun.

Pada 2021 misalnya, kekayaannya mereka mencapai US$ 42,6 miliar atau Rp 664,56 triliun.

Sedangkan pada 2020 saat ekonomi tertekan akibat covid-19, Forbes mencatat kekayaan mereka masih bisa mencapai US$ 38,8 miliar atau Rp 605,28 triliun.

Budi Hartono dan Michael Hartono mendapat sebagian kekayaannya dari investasi di Bank Central Asia (BCA).

Namun, ternyata Hartono bersaudara juga mengumpulkan pundi-pundi rupiah dari berbagai sektor bisnis lainnya, berikut rinciannya: 

1. Rokok

Harta kekayaan Hartono bersaudara yang paling terkenal dari bisnis rokok.

Ayah Hartono bersaudara, Oei Wie Gwan mengakuisisi saham perusahaan rokok kretek asal Indonesia yang gulung tikar pada 1951. 

Perusahaan rokok asal Kudus, Jawa Tengah itu  kini bernama Djarum.

terus berkembang hingga menjadi salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia.

Sekarang, putra sulung Budi Hartono, yaitu Victor Rachmat Hartono yang memimpin perusahaan ini.

2. Perbankan

Keluarga Hartono membeli saham Bank BCA setelah keluarga Salim kehilangan kendali akibat krisis ekonomi Asia 1997-1998.

Melalui PT Dwimuria Investama Andalan, total saham yang dimiliki mencapai 54,94 persen atau sekitar 67,72 miliar.

Terhitung pada Selasa, 6 Juni 2023, kapitalisasi pasar Bank BCA sebesar Rp 1.119,74 triliun. 

3. Properti

Sektor properti tak ketinggalan menjadi bagian dari kegiatan bisnis Hartono bersaudara.

Tidak hanya memproduksi rokok, Grup Djarum juga mengelola sejumlah properti dan real estat.

Mulai dari Menara BCA, Grand Indonesia, Hotel Indonesia Kempinski, dan Kempinski Residence.

Tak hanya itu, mereka juga memiliki proyek properti lain dengan kelas menengah bawah, seperti World Trade Center Mangga Dua, Mal Daan Mogot, Karawang Resinda, dan Padma Hotel Karawang.

4. Elektronik

Hartono bersaudara mengembangkan bisnis elektronik melalui Polytron. 

Produk-produk populer dari perusahaan yang bermarkas di Kudus dan Sayung, Jawa Tengah itu, misalnya AC, kulkas, televisi, dan telepon seluler.

Perseroan telah mempekerjakan lebih dari 10.000 orang dengan total area pabrik 69 hektare. 

5. Agribisnis

Hartono bersaudara memiliki bisnis lain yang memiliki profit cukup tinggi, yaitu sektor agribisnis. 

Usaha yang dijalankannya adalah PT Hartono Plantation Indonesia (HPI) yang fokus pada penyediaan kelapa sawit, berlokasi di Kalimantan Barat. 

Selain Kelapa Sawit, perusahaan yang berdiri sejak 2008 ini mengembangkan komoditas lain, seperti cengkeh, tembakau, tebu, jarak kepyar, dan minyak atsiri.

6. Menara Telekomunikasi

Hartono bersaudara memiliki perusahaan menara telekomunikasi, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melalui PT Sapta Adhikari Investama.

Adapun kepemilikan saham di TOWR mencapai 54,35 persen (27,73 miliar saham) dan kapitalisasi pasar sebesar Rp 51,27 triliun.

TOWR sempat mengakuisisi mayoritas saham PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) melalui anak usahanya, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dalam rangka konsolidasi bisnis di masa depan.

7. Media

Hartono bersaudara juga merambah ke bisnis media komunikasi, yaitu melalui Djarum Media dengan nama Djarum Super Soccer TV, dan Polytron dengan nama Mola TV.

Baca Juga:

Edukasi Penting dan Terbaru, Bagi Seluruh Pemilik Meteran Listrik Prabayar, Cek

MenPAN-RB Abdullah Azwar Anas Terbitkan Surat Edaran, Simak Isinya

8. Makanan dan Minuman

Grup Djarum juga memiliki bisnis makanan dan minuman.

Melalui PT Savoria Kreasi Rasa, terdapat merek minuman Yuzu, dan di bawah PT Sumber Kopi Prima, terdapat kopi dengan merek Delizio Caffino.

9. Digital

Hartono bersaudara turut mengembangkan bisnis di sektor digital sesuai dengan perkembangan teknologi.

Selama lima tahun terakhir, Djarum Group telah bergerak ke sektor ritel online yang tumbuh cepat, mengakuisisi Kaskus, Infokost, Blibli, hingga Bolabob, Mindtalk, DailySocial, Kincir, dan Opini. Grup ini juga memiliki saham pengenda.

Berawal dari mendirikan Blibli.com pada 2010 melalui PT Global Digital Niaga (GDN) yang merupakan anak usaha dari PT Global Digital Prima (GDP), dan resmi diluncurkan pada tanggal 25 juli 2011.

Terbaru, Blibli resmi mengakuisisi 70,56 persen emiten pengelola Farmers Market dan Ranch Market, PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC).

Baca Juga:

(Ber/Nes)