Profil hingga Jejak Budiman Sudjatmiko, Terkenal di Indonesia, Mengejutkan

Profil hingga Jejak Budiman Sudjatmiko, Terkenal di Indonesia, Mengejutkan

1 September 2023 0 By Tim Redaksi

METROONLINENTT.COM – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi memecat Budiman Sudjatmiko karena lebih memilih mendukung Prabowo Subianto dari pada Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Padahal, Ganjar Pranowo merupakan calon yang diusung PDIP.

Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun membenarkan soal keputusan pemecatan tersebut.

Sementara itu, Anggota DPR dari Fraksi PDIP Deddy Yevri Hanteru Sitorus mengungkap surat pemecatan Budiman Sudjatmiko telah dikirimkan melalui kurir siang tadi.

Baca Juga:

Lowongan Kerja Terbaru di Perusahaan Ini, 3 Posisi yang Dibutuhkan, Cek Sekarang

Gelar Profesi Ini Bisa Dicantumkan di Tiket Pesawat, Sungguh Istimewa, Oh Ternyata

Profil Budiman Sudjatmiko

Melansir dari berbagai sumber, Jumat (1/9/2023) Budiman Sudjatmiko merupakan pria kelahiran 10 Maret 1970 di Cilacap, Jawa Tengah dari pasangan Wartono Sudjatmiko dan Sri Sulastri.

Ia mengenyam pendidikan dasar di SD Negeri Pengadilan 2 Bogor dan melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Cilacap.

Budiman pun telah aktif di berbagai kegiatan diskusi dan organisasi sejak SMP.

Kemudian, ia menempuh pendidikan menengah atas di SMA Negeri 5 Bogor dan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. 

Budiman sempat melanjutkan pendidikan tinggi ke Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Namun karena aktivitasnya dalam gerakan mahasiswa, ia tak menyelesaikan kuliahnya. 

Pada April 1996, sejumlah intelektual muda dan aktivis mendeklarasikan Partai Rakyat Demokratik (PRD) dan Budiman yang menjadi ketuanya.

Tiga bulan setelahnya, tepatnya 27 Juli 1996, terjadi kerusuhan akibat perebutan kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro Jakarta. 

Saat itu, pemerintahan Presiden Soeharto menganggap Budiman telah mendalangi Mimbar Bebas selama sebulan sebelum kerusuhan terjadi. 

Akibatnya, ia divonis dengan hukuman 13 tahun penjara.

Namun Budiman hanya menjalani hukuman selama 3,5 tahun dan bebas setelah mendapatkan amnesti dari Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pada 10 Desember 1999. 

Setelah bebas, Budiman Sudjatmiko melanjutkan pendidikan dengan mengambil Ilmu Politik di Universitas London dan Master Hubungan Internasional di Universitas Cambridge, Inggris.

Baca Juga:

Lowongan Kerja Terbaru di Perusahaan Ini, 3 Posisi yang Dibutuhkan, Cek Sekarang

Gelar Profesi Ini Bisa Dicantumkan di Tiket Pesawat, Sungguh Istimewa, Oh Ternyata

Karier Bersama PDIP

Pada 2004, Budiman pulang ke Tanah Air dan kemudian bergabung dengan PDIP.

Ia terpilih menjadi Anggota DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah VIII (Kabupaten Banyumas dan Cilacap) pada Pemilu 2009.

Tak sampai di situ, ia juga kembali terpilih sebagai legislator pada Pemilu 2014.

Budiman mendapat kepercayaan di Komisi II DPR yang membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, aparatur negara, dan agraria. 

Ia juga menjadi salah satu tokoh yang membidani lahirnya Undang-Undang (UU) Desa.

Bahkan Budiman turut terlibat dalam pemenangan calon presiden (capres) Joko Widodo di Pilpres 2014 dan Pilpres 2019. 

Tak jarang ia menjadi juru bicara dalam acara debat dengan para pendukung Prabowo Subianto yang menjadi lawan Jokowi saat itu.

Baca Juga:

(Ber/Nes)