Profil Arteria Dahlan, Politikus yang Geram Ibunya Dicaci-maki di Bandara Soekarno-Hatta

Profil Arteria Dahlan, Politikus yang Geram Ibunya Dicaci-maki di Bandara Soekarno-Hatta

25 November 2021 0 By Tim Redaksi

BELUM lama ini nama politikus PDIP, Arteria Dahlan, menyedot atensi publik hingga banyak mencari biodata dan profil tentang dirinya.

Arteria Dahlan tak terima sang ibunda dimaki-maki oleh seorang wanita di Bandara Soekarno-Hatta.

Atas kejadian di Bandara Soekarno-Hatta ini, banyak yang bertanya-tanya siapakah sosok Arteria Dahlan?

Berikut profil dan biodata Arteria Dahlan yang dirangkum Mantrasukabumi.com dari berbagai sumber.

Pria yang lahir pada 7 Juli 1975 ini berasal dari DKI Jakarta.

Dia merupakan anggota DPR RI Fraksi PDIP periode 2019-2024 yang mewakili daerah pemilihan Jawa Timur VI.

Orang tua Arteria adalah perantau dari tanah Minang. Ayahnya bernama Zaini Dahlan, sedangkan ibunya bernama Wasniar.

Berdasarkan catatan yang tercantum di laman dpr.go.id, Arteria Dahlan lulus S1 dari dua perguruan tinggi yang berbeda.

Dia mengambil jurusan Teknik Elektro di Universitas Trisakti dan lulus pada tahun 1999.

Di tahun yang sama dia juga meraih gelar S1 dari Univeristas Indonesia yang berfokus pada Kekhususan Hukum Ekonomi

15 tahun kemudian, Arteria Dahlan berhasil meraih gelar S2 dari UI yang menguasai bidang Hukum Ketatanegaraan.

Selain aktif sebagai Anggota DPR RI, dia juga tergabung dalam bidang advokat dengan mendirikan beberapa lembaga bantuan hukum, di antaranya.

  • Lembaga Bantuan Hukum & Advokasi Arteria Dahlan, sebagai: Dewan Kehormatan. Tahun: 2015 – skrg
  • Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP Taruna Merah Putih (2010-2015)
  • Dewan Kehormatan Lembaga Bantuan Hukum & Advokasi Arteria Dahlan (2015-sekarang)

Sementara itu, Arteria Dahlan lebih banyak
menghabiskan pengalaman organisasinya di Partai PDIP sejak 2017.

Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan seorang wanita berbaju krem memaki ibunda Arteria Dahlan di Bandara Soekarno Hatta.

Tindakan wanita pemaki itupun mendapat reaksi keras dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

Dikutip dari laman www.pikiran-rakyat, Ahmad Sahroni bahkan mengatakan perbuatan itu tak dapat diterima sama sekali.

“Perbuatan perempuan tadi sama seklai tidak bisa diterima. Hal ini karena sebagai keluarga dari anggota TNI, pelaku justru harus menjaga nama baik institusi,” ujarnya.

“Jadi ini sama skelai tidak bisa diterima karena sangat arogan,” katanya.

  • (Montt/mantrasukabumi).