Mendadak Kemensos Beri Kabar Kurang Menyenangkan, Semua Rakyat Wajib Tahu!

Mendadak Kemensos Beri Kabar Kurang Menyenangkan, Semua Rakyat Wajib Tahu!

25 September 2021 5 By Tim Redaksi

KEMENSOS sampaikan kabar kurang menyenangkan ke rakyat Indonesia.

Kemensos resmi menghentikan Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp 300 ribu kepada warga terdampak pandemi Covid-19 terhitung September 2021.

Memang sejak awal, Menteri Sosial Tri Rismaharini menyebut pihaknya hanya merencanakan program BST selama empat bulan.

Yakni, Januari hingga April 2021, namun lantaran adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat program BST pun berlanjut selama dua bulan yaitu Mei dan Juni.

Risma juga menjelaskan bahwa pemberian BST itu karena keadaan yang gawat darurat di masa pandemi Covid-19.

“Sudah, saya enggak berani. Itu emang BST penyalurannya disebabkan untuk pandemi,” terang Risma, dikutip dari KOMPAS TV,  Sabtu (25/9/2021).

Sehingga, kini bansos Kemensos berfokus hanya pada dua program reguler yaitu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Kedua bansos memberikan bantuan dana kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kemensos dapat mengintervensi keluarga miskin dengan Program Keluarga Harapan (PKH).

Misalnya untuk mengurangi biaya sekolah serta perawatan kesehatan ibu hamil dan balita.

Di samping PKH, Program Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dapat membantu masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan pokok.

Selain itu Risma dan pihaknya juga berupaya meningkatkan akurasi data dengan menambahkan fitur di Aplikasi Cek Bansos.

Adapun fitur tersebut adalah fitur “usul” dan “sanggah”.

Kemudian pada tahun mendatang, Kementerian Sosial akan melakukan uji coba penyaluran bantuan sosial (bansos) secara biometrik.

Risma menjelaskan, dalam uji coba tersebut, penyaluran bansos tidak lagi menggunakan kartu.

Jika kartunya rusak, penerima manfaat boleh hanya dengan membawa identitas diri ke e-Warong.

 

(St/Ma/St/Montt/Nesia).