Luhut Geram dan Tidak Terima Akan Persoalan Ini, Lihat, Ucapannya Sungguh Mengejutkan

Luhut Geram dan Tidak Terima Akan Persoalan Ini, Lihat, Ucapannya Sungguh Mengejutkan

21 Juli 2023 0 By Tim Redaksi

METROONLINENTT.COM – World Bank atau Bank Dunia merilis laporan Logistics Performance Index (LPI) beberapa waktu yang lalu.

Dalam laporan tersebut, LPI Indonesia Tahun 2023 menurun drastis dan menempati urutan ke-63 dari 139 negara.

Sedangkan pada tahun 2018 lalu, Indonesia berada di urutan ke-45.

Di lingkup ASEAN, LPI Indonesia kalah dari negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, serta Thailand.

Baca Juga:

Salah Satu Bupati Terkenal di Indonesia Jadi Tersangka KPK, Segini Harta Kekayaannya

Heboh, Kisah Petinju Indonesia Pukul Lawan hingga Meninggal Dunia, Asli Menggemparkan

Menanggapi hal tersebut, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan marah dan tidak terima.

“Kalau dilihat setelah vakum selama 5 tahun, performance index logistik kita kembali dirilis World Bank. Saya nanti akan undang World Bank saya mau tanya di mana kelemahan kita agar kita tahu dan kita perbaiki,” ujarnya, Selasa (18/7/2023).

“Jangan tahu-tahu kita turun 17 peringkat dari 43 menjadi 66. Eh di mana, tell me. Kita perlu transparansi semua. Kau cari di mana,” sambungnya.

Lebih lanjut, Luhut juga mempermasalahkan ketidakadilan dalam penilaian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia mempunyai puluhan pelabuhan besar yang beroperasi serta pelabuhan kecil-kecil.

Sedangkan Singapura, kata dia, hanya mempunyai satu pelabuhan saja sehingga nilainya tidak sebanding.

Menurutnya, hal itu juga tergantung pada berapa tingkatan kualitas pelabuhannya.

Kendati tidak terima, Luhut menegaskan bahwa pemerintah Indonesia juga tidak antikritik dengan penilaian dari lembaga internasional.

Namun ia mengatakan bahwa Indonesia berhasil menurunkan dengan digitalisasi yang dicanangkan saat Covid-19.

Baca Juga:

Lihat, Salah Satu Pejabat Top Ini Dijebloskan ke Penjara, Kasusnya Gak Main-main

Orang Ini Dicari-cari Pihak Kepolisian, Masalahnya Cukup Berat, Mengejutkan

Sebagai informasi, posisi skor LPI Indonesia dalam data Bank Dunia adalah 3,0.

Skor ini menurun dari data 2018, di mana skor LPI Indonesia mencapai 3,15.

Adapun penghitungan kinerja LPI berdasarkan pada enam dimensi.

Antara lain customs, infrastructure, international shipments, logistics competence and quality, timeline, dan tracking & tracing.

Dari enam dimensi itu, Indonesia mengalami kenaikan pada sisi customs dari 2,67 pada 2018 menjadi 2,8.

Kemudian indikator infrastructure juga tercatat naik menjadi 2,9 dari sebelumnya 2,89.

Sementara itu, negara di kawasan Asia Tenggara lain yang juga masuk dalam laporan, seperti Singapura mendapatkan skor LPI 4,3.

Selanjutnya Malaysia berada di urutan ke-31 dengan skor LPI 3,6, dan Thailand di urutan ke-37 dengan skor LPI 3,5.

Sedangkan Filipina dan Vietnam masing-masing berada di urutan ke-47 dan 50 dengan skor LPI 3,3.

Baca Juga:

(Ber/Nes)