Lihat, Salah Satu Pejabat Top Ini Dijebloskan ke Penjara, Kasusnya Gak Main-main

Lihat, Salah Satu Pejabat Top Ini Dijebloskan ke Penjara, Kasusnya Gak Main-main

25 Juli 2023 0 By Tim Redaksi

METROONLINENTT.COM – Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY Krido Suprayitno (KS) menjadi tersangka kasus mafia tanah dan langsung ditahan di Rutan kelas IIA Yogyakarta.

Dia terjerat kasus dugaan menerima gratifikasi berupa lahan senilai Rp4,5 miliar dan juga uang Rp300 juta terkait tanah kas desa.

Kepala Kejaksaan Tinggi DIY Ponco Hartanto mengungkapkan hal tersebut kepada awak media, Senin (17/7/2023).

“Perkara dugaan yang saya sampaikan hari ini terkait dengan gratifikasi yang diterima oleh tersangka KS,” terangnya.

Adapun penetapan status tersangka tersebut merupakan hasil dari pengembangan kasus utama yang tengah ditangani Kejati DIY.

Baca Juga:

Jokowi Lantik Menkominfo Baru Pengganti Johnny G Plate, Mengejutkan, Ini Sosoknya

Pengacara-pengacara Ini Ditangkap dan Masuk Bui, Lihat Kasusnya, Sungguh Mengagetkan

Terdakwa dalam kasus tersebut yakni atas nama Robinson Saalino yang merupakan Dirut PT Deztama Putri Sentosa.

Setelah menemukan dua alat bukti yang kuat, tim penyidik kemudian menetapkan KS sebagai tersangka.

Ponco menjelaskan alat bukti tersebut antara lain dua bidang tanah yang berlokasi di Purwomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman.

Menurut Ponco, tanah dengan luas 600 meter persegi dan 800 meter persegi itu diduga diterima oleh KS pada tahun 2022 lalu.

KS diduga menerima tanah dengan harga kurang lebih Rp4,5 miliar tersebut dari saksi atas nama Suyudi.

Ponco mengatakan tanah milik saksi itu kini sudah bersertifikat hak milik atas nama tersangka.

Selain menerima gratifikasi berupa dua bidang tanah, KS juga menerima uang tunai kurang lebih sebesar Rp300 juta.

Ponco menyebut ATM BRI atas nama istri Robinson Salino, Dian Novi Kristianti, dibawa oleh KS untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga:

Mengejutkan, Info Terbaru dan Penting Soal PNS Part Time, Masyarakat Wajib Tahu

Jokowi Lantik Menkominfo Baru Pengganti Johnny G Plate, Mengejutkan, Ini Sosoknya

Akibat perbuatan tersebut, KS terjerat pasal pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah jo Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Subsidair Pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah jo Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga:

(Vid/Nes)