Sosok Putri Panji Gumilang, Pemimpin Ponpes Al Zaytun, Bukan Orang Biasa, Mengejutkan

Sosok Putri Panji Gumilang, Pemimpin Ponpes Al Zaytun, Bukan Orang Biasa, Mengejutkan

5 Juli 2023 0 By Tim Redaksi

METROONLINENTT.COM – Panji Gumilang pimpinan Ponpes Al Zaytun Indramayu, didemo oleh masyarakat karena mencampur adukkan ajaran agama Islam dengan agama lain.

Diketahui, Panji Gumilang memiliki putri seorang politisi bernama Anis Khairunnisa.

Melansir dari berbagai sumber pada Rabu (5/7/2023), Anis Khairunnisa merupakan putri Panji Gumilang dari istrinya bernama Farida Al-Widad.

Adapun Anis Khairunnisa di Jakarta pada tanggal 25 Mei 1980 dengan usianya sekarang menginjak 43 tahun.

Anis Khairunnisa sempat mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada pemilihan umum (Pemilu) tahun 2014.

Dirinya kala itu bergabung dengan partai persatuan pembangunan (PPP) dengan daerah pilih Jawa Barat 8.

Sebelumnya dirinya pernah menjabat sebagai anggota DPRD kabupaten Indramayu.

Baca Juga:

Wow, inDrive Indonesia Bawa Kabar Baru dan Menggembirakan, Seluruh Driver Ojek Online Pasti Senang

Kades Ini Adakan Sayembara Tangkap Begal, Bagi Warga Silakan Simak, Hadiahnya Cukup Besar

Anis Khairunnisa menikah dengan Eji Anugrah Romadhon dan dikaruniai satu orang anak.

Untuk pendidikan Anis Khoirunnisa menyelesaikan pendidikan di Universitas Ushuluddin dengan jurusan perbandingan agama.

Kemudian Anis Khairunnisa melanjutkan pendidikan strata 2 (S2) di Universitas Negeri Jakarta dengan jurusan manajemen pendidikan.

Selain itu Anis Khairunnisa sempat jadi pengurus HMI cabang Ciputat, kemudian pengurus Teater Syahid Jakarta dan ketua umum pengurus olahraga Hockey tahun 2010.

Baca Juga:

Jenderal Listyo Sigit Pilih Wakil Kepala Kepolisian RI yang Baru, Lihat Sosok dan Rekam Jejak Karirnya

OJK Keluarkan Himbauan Baru, Bagi Anda yang Punya Kartu Kredit dan M-Banking, Jangan Diabaikan

Didemo Warga

Ratusan orang yang tergabung dalam Forum Indramayu Menggugat (FIM) berunjuk rasa di depan Ponpes Al-Zaytun menuntut pembubaran segera pondok pesantren tersebut, kamis lalu.

Bentrok nyaris terjadi karena pihak ponpes ternyata juga menyiapkan massa tandingan yang tidak kalah banyak.

Pimpinan Al-Zaytun, Syekh Panji Gumilang, bahkan turun langsung, berada di baris paling depan menginspeksi barisannya.

Sempat terjadi aksi dorong-dorongan. Beruntung, aparat Polres Indramayu yang sigap segera melakukan pengamanan sehingga bentrokan besar bisa dihindarkan.

Koordinator aksi, Syahid Mukhlisin, mengatakan, unjuk rasa dilakukan karena warga resah dengan keberadaan Ponpes Al-Zaytun.

“Kami mendesak agar MUI dan Kemenag agar segera mengusut tuntas soal dugaan ajaran sesat karena lembaga itu yang memiliki kewenangan,” ujarnya.

Syahid mengatakan, massa yang datang kecewa karena unjuk rasa hanya bisa dilakukan di lokasi yang cukup jauh dari Ponpes Al-Zaytun.

“Jika tuntutan kami tidak dipenuhi kami akan melakukan aksi lainnya langsung ke Jakarta,” imbuhnya.

Koordinator aksi lainnya, Jamal Wibisono mengungkapkan mereka juga mendesak pemerintah untuk segera membubarkan Ponpes Al-Zaytun.

“Warga sekitar tidak merasakan manfaat keberadaannya. Apalagi ponpes ini tertutup tidak bisa diakses secara umum,” ujarnya.

Baca Juga:

(Ber/Vid)