Kemendikbud Cabut Izin 17 Perguruan Tinggi Ini, Alasannya Mengejutkan

Kemendikbud Cabut Izin 17 Perguruan Tinggi Ini, Alasannya Mengejutkan

31 Mei 2023 0 By Tim Redaksi

METROONLINENTT.COM – Kemendikbud Ristek mencabut izin operasional terhadap 17 perguruan tinggi sepanjang Januari-Maret 2023.

Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek) Kemendikbud Ristek Lukman menyebut saat ini ia memimpin 4.231 perguruan tinggi.

Ia merincikan terdapat 29.821 program studi, 9 juta mahasiswa, dan 350 ribu dosen.

Menurut Lukman, setiap hari pihaknya menerima beragam masalah dari perguruan tinggi di Indonesia.

“Tadi siang Direktorat Diktiristek terpaksa mencabut izin operasional sebuah perguruan tinggi yang memiliki 6.800 mahasiswa,” terangnya, seperti dikutip dari CNN, Rabu (31/5/2023).

Baca Juga:

Info Pinjam Dana Rp 200 Juta bisa di Kantor Ini, Lumayan untuk Modal Usaha, Caranya Gampang, Gak Ribet

Anggota Polisi Seluruh Indonesia Wajib Tahu, Komjen Agus Keluarkan Instruksi Terbaru, Gak Main-main

Lukman menyebut banyaknya masalah itu tercermin dari pencabutan izin operasional perguruan tinggi di seluruh provinsi Indonesia.

Sepanjang 2023 ini pihaknya telah mencabut 17 perguruan tinggi dan 31 pada tahun 2022 lalu.

Selain itu, Lukman mengatakan saat ini pihaknya sudah mempelajari 19 berkas perguruan tinggi yang sedang menghadapi beberapa permasalahan.

Kendati demikian, Lukman menyebut pencabutan izin operasional perguruan tinggi dapat berdampak pada ribuan orang.

Pencabutan tersebut dapat berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar yang menggantungkan hidup dari aktivitas perguruan tinggi, seperti kos dan rumah makan.

“Di sinilah letak problematikanya, tidak mudah mengelola perguruan tinggi, program studi, dosen dan mahasiswa ketika akan mencabut izin operasional,” tandasnya.

Baca Juga:

Mahfud MD Bereaksi dan Beri Perintah, Usai Denny Indrayana Diduga Bocorkan Rahasia Negara

Kronologi Oknum Brimob Bareng 10 Pria, Perkosa Gadis Cantik, Begini Endingnya

Di sisi lain, Kepala LLDIKTI Wilayah X Afdalisma berharap program kerja yang dirumuskan 220 perguruan tinggi swasta di bawah naungannya dapat merefleksikan peranan dan tanggung jawab semua pihak.

Tanggung jawab tersebut meliputi peran Kemendikbud Ristek, LLDIKTI Wilayah X, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), badan penyelenggara, hingga institusi perguruan tinggi.

Ia juga mengharapkan dukungan pemerintah daerah, kabupaten/kota, serta provinsi dalam mendorong perkembangan perguruan tinggi untuk peningkatan mutu para lulusan.

Baca Juga:

(Ber/Nes)