Gubernur Terkenal Ini Resmi Keluarkan Larangan Terbaru, Para Orangtua Harus Tahu, Sungguh Mengejutkan

Gubernur Terkenal Ini Resmi Keluarkan Larangan Terbaru, Para Orangtua Harus Tahu, Sungguh Mengejutkan

5 Agustus 2023 1 By Tim Redaksi

METROONLINENTT.COM – Ramai keluhan wali murid yang memprotes penjualan seragam di sekolah mencapai harga jutaan rupiah. 

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa resmi melarang SMAN/ SMKN menjual seragam sekolah.

Hal tersebut Khofifah sampaikan saat menghadiri pembukaan Big Bad Wolf 2023 di Jatim Expo Surabaya, Jumat (28/7/2023).

Baca Juga:

Ngeri, Anggota DPRD Ini Ditemukan Tewas di Jalan, Begini Endingnya

Salah Satu Artis Top Ditangkap dan Dijebloskan ke Penjara, Kasusnya Berat, Lihat dan Simak

Menurut Khofifah, larangan koperasi sekolah menjual seragam telah dikeluarkan Pemprov Jatim melalui Dinas Pendidikan.

Aturan tersebut juga bertujuan untuk mencegah potensi terjadinya pungutan liar (pungli) melalui praktik itu.

Bagi wali murid yang sudah terlanjur membeli seragam dan merasa keberatan, Khofifah meminta untuk mengembalikannya ke sekolah.

Ia menjamin pengembalian utuh uang wali murid oleh koperasi sekolah.

Khofifah bahkan secara tegas meminta Kepala Cabang Dindik Jatim wilayah dan kepala SMAN, SMKN, dan SLB untuk melakukan penertiban koperasi sekolah yang masih menjual seragam.

“Apabila hingga hari ini (Jumat, 28/7) Kacabdin dan Kepsek belum menyelesaikannya, maka sanksinya adalah nonjob,” tegasnya, dikutip dari Antara, Sabtu (5/8).

Sementara itu, Khofifah meyakini bahwa upaya tindak tegas ini adalah langkah untuk memberikan kepastian pada seluruh wali murid SMAN/SMKN/SLB se-Jatim.

Sebelumnya, viral keluhan harga seragam di sejumlah sekolah menengah atas (SMA) di Tulungagung, Jawa Timur yang mencapai jutaan rupiah.

Salah satu wali murid di SMAN 1 Kedungwaru, berinisial NE, mengungkap total harga paket seragam sekolah mencapai Rp2.360.000.

Baca Juga:

Kejagung Tahan 2 Pejabat Ini, Kasusnya Gak Main-main, Sungguh Tak Disangka

Simak Kabar Terbaru dan Penting, Untuk Seluruh Wartawan Harus Tahu, Mengejutkan

Rinciannya, siswa mendapatkan 1 stel seragam putih abu-abu (Rp359.400), 1 stel seragam Pramuka (Rp315.850), 1 stel seragam batik (Rp383.200), dan 1 stel seragam khas (Rp440.550).

Lalu, 1 jas almamater (Rp185.000), 1 kaos olahraga (Rp130.000), 1 ikat pinggang (36.000), 1 tas (Rp210.000), 1 paket atribut (Rp140.000), dan 1 jilbab (Rp160.000).

Menurut NE, dengan harga di atas siswa hanya mendapat kain bahan bukan pakaian jadi, kecuali seragam olahraga.

Baca Juga:

(Vid/Nes)