Info Terkini, OJK Surati 11 Perusahaan Terkenal, Ini Ancamannya, Mengejutkan

Info Terkini, OJK Surati 11 Perusahaan Terkenal, Ini Ancamannya, Mengejutkan

9 Juni 2023 0 By Tim Redaksi

METROONLIENNTT.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut masih ada perusahaan pembiayaan atau multifinance yang belum memenuhi ketentuan modal minimum.

Menurut OJK, ada 11 perusahaan multifinance yang belum memenuhi ketentuan tersebut per Juni 2023 ini.

Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Ogi Prastomiyono mengatakan pihaknya telah menyurati 11 perusahaan tersebut dan meminta rencana memenuhi ketentuan modal.

Baca Juga:

Daftar Nama-nama 16 Pejabat Kemenkeu yang Terlibat Transaksi Mencurigakan Menurut KPK, Mengejutkan

RSUD Dr Moewardi Buka Lowongan Terbaru, Butuh 104 Pegawai, Ini Rincian Lengkapnya

OJK pun memberikan batas untuk memenuhi modal melalui tiga surat peringatan dalam kurun waktu dua bulan.

Apabila sampai peringatan ketiga perusahaan yang bersangkutan belum memenuhinya, maka OJK akan mencabut izin usahanya.

“Kalau peringatan ke-3 belum penuhi modal juga maka OJK akan kenakan sanksi pencabutan izin usaha,” tegasnya dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner OJK, Selasa (6/6/2023).

Menurut Ogi, jumlah perusahaan yang kurang modal telah berkurang dari sebelumnya, yakni  14 perusahaan pada awal Maret 2023 lalu.

Di mana tiga di antaranya dalam pengawasan khusus, sedangkan empat perusahaan akan kena sanksi administrasi.

Kemudian, ada tujuh perusahaan yang sedang dalam proses monitoring rencana pemenuhan ekuitas dan dua perusahaan dalam penetapan pembiayaan.

Sementara itu, dalam Bab XVIII Pasal 87 POJK 35/2018 menyebutkan perusahaan pembiayaan berbentuk perseroan terbatas wajib memiliki ekuitas minimal sebesar Rp100 miliar. Adapun setiap perusahaan memiliki tenggat waktu sampai 31 Desember 2019 untuk memenuhi aturan. 

Pada empat bulan pertama 2023, piutang pembiayaan tumbuh 15,13 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp 438,85 triliun.

Pada periode yang sama profil risiko perusahaan pembiayaan terpantau naik menjadi 2,47% per April 2023 dari sebelumnya 2,37% per Maret 2023.

Baca Juga:

Ini Alasan Menteri Mahfud MD Tolak Tawaran Jadi Cawapres AB, Cukup Mengejutkan

Teruntuk Pelamar CPNS, Kouta Paling Banyak di Daftar Formasi Jabatan Ini, Ada 538 ribu, Cek yang Terbaru

Meskipun mengalami kenaikan, OJK menilai tingkat risiko masih dalam batas aman.

Sedangkan, gearing ratio juga naik menjadi sebesar 2,17 kali dari sebelumnya 2,11 kali.

Ogi pun menyebut angka tersebut juga masih jauh di bawah batas maksimum yakni 10 kali.

Baca Juga:

(Ber/Nes)