Kapolri Sigit Langsung Bereaksi, Dugaan Bocornya Putusan MK Sistem Pemilu, Ini Mengejutkan

Kapolri Sigit Langsung Bereaksi, Dugaan Bocornya Putusan MK Sistem Pemilu, Ini Mengejutkan

30 Mei 2023 0 By Tim Redaksi

METROONLINENTT.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat suara terkait kisruh bocoran putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan mengabulkan gugatan sistem pemilu menjadi proporsional tertutup alias coblos partai.

Melansir dari berbagai sumber, Listyo mengaku telah menerima arahan langsung dari Menkopolhukam Mahfud MD untuk menyelidiki info kebocoran tersebut agar tidak terjadi polemik berkepanjangan.

“Sesuai dengan arahan beliau (Mahfud MD), untuk melakukan langkah-langkah penyelidikan, untuk membuat terang tentang peristiwa yang terjadi,” ujarnya kepada wartawan di Hotel Westin, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2023).

Baca Juga:

Wanita yang Ketahuan Bareng Wakil Bupati di Kamar, Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosoknya

Info Kurang Baik, Berlaku untuk Seluruh PNS, Siap-siap Aja

Merespons arahan Mahfud MD tersebut, Listyo mengaku saat ini jajarannya tengah berkoordinasi untuk menentukan rencana tindak lanjut di kasus tersebut.

“Kami saat ini sedang merapatkan untuk langkah-langkah yang bisa kita laksanakan untuk membuat semuanya menjadi jelas,” tuturnya.

Listyo mengatakan dalam rapat tersebut jajarannya saat ini tengah menentukan ada tidaknya peristiwa tindak pidana terkait dugaan kebocoran putusan MK dimaksud.

“Tentunya kalau kemudian ada peristiwa pidana dalamnya tentunya kita akan mengambil langkah lebih lanjut,” pungkasnya.

Sebelumnya Mahfud MD menilai informasi yang disampaikan oleh Denny Indrayana bisa dikategorikan pembocoran rahasia negara.

Menurutnya, kepolisian harus turun tangan menyelidiki sumber informasi dari Denny Indrayana tersebut.

“Info dari Denny ini jadi preseden buruk, bisa dikategorikan pembocoran rahasia negara. Polisi harus selidiki info A1 yang katanya menjadi sumber Denny agar tak jadi spekulasi yang mengandung fitnah,” ujarnya.

Baca Juga:

Ibu Anggota DPR RI Ini Dibunuh, Diluar Dugaan, Sosok Pelaku Mengejutkan

Segera Urus Dokumen Ini, Bagi Seluruh Warga RI yang Baru Beli Rumah, Bukan Main-main

Denny sebelumnya mengaku mendapat informasi penting terkait gugatan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu sistem Proporsional Terbuka di MK.

Ia menyebut MK akan mengabulkan sistem Pemilu kembali menjadi proporsional tertutup alias coblos partai.

“Pagi ini saya mendapatkan informasi penting. MK akan memutuskan pemilu legislatif kembali ke sistem proporsional tertutup, kembali memilih tanda gambar partai saja,” kata Denny dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/5).

Berdasarkan info yang diterimanya, enam hakim MK akan setuju untuk mengembalikan sistem proporsional tertutup. Sementara, tiga hakim lain akan menyatakan dissenting opinion.

Baca Juga:

(Ros/Nkr)