Program Baru Samsat Digital, Seluruh Pemilik Kendaraan Wajib Pajak Harus Tahu, Cek Sekarang

Program Baru Samsat Digital, Seluruh Pemilik Kendaraan Wajib Pajak Harus Tahu, Cek Sekarang

6 September 2023 0 By Tim Redaksi

METROONLINENTT.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat meresmikan Samsat Digital di Terminal Leuwipanjang, Bandung pada Selasa (29/08/2023) lalu.

Dalam realisasinya, Pemprov Jawa Barat bekerjasama dengan Jasa Raharja dan Korlantas Polri.

Dengan hadirnya Samsat Digital ini, pemilik kendaraan bermotor dapat membayar pajak lebih cepat dari semula dua jam menjadi cuma 20 menit.

Baca Juga:

Ditjen Dukcapil Kemendagri Sampaikan Kabar Terbaru, Untuk Seluruh Pemilik Kartu Keluarga, Ini Serius

Nadiem Bawa Kabar Baik, Mahasiswa Pasti Senang, Skripsi Bukan Lagi Syarat Kelulusan, Ini Solusinya

Selain memiliki teknologi mempuni, terdapat juga fasilitas yang sangat memadai untuk para wajib pajak.

Mulai dari lounge yang nyaman, serta fasilitas drive-thru yang memudahkan dalam proses pelayanan, termasuk pemeriksaan fisik kendaraan secara efisien.

Adapun peresmian tersebut dihadiri oleh Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Firman Santyabudi, dan Kepala Bapenda Jabar Dedi Taufik.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, bahwa Samsat Digital Terminal Leuwipanjang merupakan salah satu bentuk komitmen Pemprov Jabar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warganya. 

Selain itu, Emil juga menyebut Samsat Digital adalah cara Pemprov Jabar untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor.

Pasalnya, ia menilai adanya ketimpangan antara jumlah kendaraan yang memakai BBM bersubsidi dengan ketaatan masyarakat dalam membayar pajak.

Baca Juga:

Gaji dan Tunjangan Camat hingga Lurah di Seluruh Indonesia, Angkanya Menggiurkan, Ini Rinciannya

Mau Hapus Daftar Hitam BI Checking atau SLIK OJK? Caranya Gak Ribet, Simak

Ia menjelaskan, Negara mensubsidi BBM dengan APBN triliunan Rupiah untuk 160 juta kendaraan yang beredar di jalan-jalan. 

Namun, hanya ada 50 juta yang membayar pajak.

Oleh sebab itu, Emil menilai perlu adanya edukasi kepada masyarakat tentang hak dan kewajibannya dalam membayar pajak.

Baca Juga:

(Ber/Nes)