Resmi Turun! Segini Harga Gas Elpiji Terbaru Untuk Masyarakat Indonesia, Silahkan Cek Rinciannya

Resmi Turun! Segini Harga Gas Elpiji Terbaru Untuk Masyarakat Indonesia, Silahkan Cek Rinciannya

10 Juli 2023 0 By Tim Redaksi

METROONLINENTT.COM – Harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non subsidi tabung 5,5 kilo gram (kg) dan 12 kg milik PT Pertamina resmi turun sejak 26 Juni 2023 lalu.

Pertamina menurunkan harga produk Bright Gas 5,5 kg isi ulang sebesar Rp 4.000 menjadi Rp 96.000 dari sebelumnya Rp 100.000.

Sedangkan untuk harga isi ulang produk Bright Gas 12 kg kini sebesar Rp 204.000, yang artinya turun sebesar Rp 9.000 per tabung dari harga Rp 213.000.

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso, penentuan harga elpiji non-subsidi menjadi kewenangan badan usaha dengan mengacu tren dan mekanisme harga Contract Price Aramco (CP Aramco).

Baca Juga:

DJP Sampaikan Imbauan Terbaru, Seluruh Masyarakat Indonesia Pemilik NPWP Harus Tahu, Simak

Info Terkini, Bareskrim Polri Sedang Memburu Sosok Ini, Masalahnya Cukup Berat

“Dalam kurun waktu terakhir, tren harga CP Aramco mengalami penurunan, sehingga Pertamina turut melakukan penyesuaian berupa penurunan harga untuk LPG non-subsidi 5,5 kg dan 12 kg,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (7/7/2023).

Meskipun demikian, ternyata penetapan harga patokan LPG 3 kg atau LPG bersubsidi menjadi kewenangan pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sehingga harga harga LPG bersubsudi tabung 3 kg tidak mengalami perubahan.

Patokan harga untuk LPG 3 kg atau LPG bersubsidi termuat dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 253.K/12/MEM/2020 tentang Harga Patokan Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram.

Pertamina sebagai badan usaha yang mendistribusikan LPG subsidi 3 kg siap untuk menjalankan arahan dan kebijakan dari Pemerintah.

Fajar juga menyebut Pertamina senantiasa mensosialisasikan imbauan penggunaan subsidi tepat sasaran khususnya dalam hal ini LPG 3 kg untuk masyarakat yang berhak.

Pertamina juga melakukan uji coba penyaluran LPG 3 kg dengan menggunakan KTP agar lebih tepat sasaran.

Baca Juga:

Sah Dilantik Sebagai Wakapolri, Komjen Agus Sampaikan Pernyataan yang Mengejutkan, Ada Nama Jokowi

Teruntuk Semua Karyawan Kantor di Indonesia, Menkeu Sri Mulyani Rilis Info Baru untuk Anda, Simak

Sebagai informasi, untuk mengatur Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kg, pemerintah daerah (pemda) dalam hal ini memiliki kewenangan di setiap Provinsi, Kabupaten maupun kota.

Selain itu, Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2009, tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG juga turut mengatur hal ini.

Menurut pasal 24 ayat (4) dalam peraturan tersebut disebutkan HET menyesuaikan kondisi daerah, daya beli masyarakat, dan margin yang wajar.

Baca Juga:

(Vid/Nes)