Info dari Kemenkes Terbaru, untuk Seluruh Dokter di Seluruh Indonesia, Dengarlah

Info dari Kemenkes Terbaru, untuk Seluruh Dokter di Seluruh Indonesia, Dengarlah

28 Juni 2023 0 By Tim Redaksi

METROONLINENTT.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka pendaftaran beasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis (PPDS-Subspesialis) serta Kedokteran Keluarga Layanan Primer (KKLP).

Direktur Penyediaan Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Oos Fatimah Rosyati mengatakan bahwa Indonesia masih kekurangan dokter spesialis.

“Untuk melayani 277 juta penduduk Indonesia, kita masih kekurangan dokter spesialis. Ketersediaan saat ini sebanyak 46.200 dokter spesialis, kita masih kekurangan 31.481 dokter spesialis secara total,” ujarnya dalam konferensi pers daring, Senin (26/6/2023).

Baca Juga:

Kemendikbud Ristek Terbitkan Surat Edaran, untuk Seluruh Sekolah di Indonesia Harus Tahu, Tegas!

Kades dan Perangkat Desa Ini Ditangkap Polisi, Astaga, Kasusnya Memalukan

Menurutnya, dilihat per jenis spesialis, ketersediaan di Indonesia masih jauh jika dibandingkan dengan negara lain seperti Inggris, Australia, dan Amerika.

Untuk spesialis jantung dan pembuluh darah, masih 0,001, jauh dibandingkan dengan negara lain.

Begitu juga untuk anestesi, bedah, penyakit dalam, anak, dan lain sebagainya.

Dengan demikian, program beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah dokter spesialis di Indonesia.

Adapun Kemenkes membuka pendaftaran untuk 24 jenis spesialis dan 31 jenis subspesialis.

Oos mengatakan Kemenkes mengutamakan jenis spesialis terkait seperti penyakit kanker, jantung, stroke, dan ginjal.

Kemudian, dokter spesialis dasar yaitu anak, bedah, penyakit dalam, OBGIN, anestesi, patologi klinik, patologi anatomi, dan radiologi.

Sementara itu, penerima beasiswa ini dibagi menjadi dua kriteria yakni peserta baru atau 0 tahun yang baru masuk kuliah spesialis-subspesialis dan bisa juga bagi yang sedang mengikuti pendidikan maksimal semester tiga.

Penerima beasiswa dapat berasal dari dinas kesehatan provinsi, UPT Kemenkes RI, serta dokter pasca Penugasan Khusus Nusantara Sehat.

Baca Juga:

Bagi Semua Jajaran Wartawan di Indonesia, Dewan Pers Sampaikan Pesan Serius, Gak Main-main

Puluhan Kepala dan Wakil Daerah Ini Dikabarkan Mundur dari Jabatan, Alasannya Wow

Syarat calon peserta PPDS-Subspesialis

A. Persyaratan Umum bagi PNS dan Non ASN

1. Keberadaan calon peserta terdata di SISDMK sebagai dokter umum ataupun spesialis

2. Jenis spesialis yang diusulkan sesuai dengan kebutuhan fasyankes pengusul dan terdata pada aplikasi RENBUT

3. Bukti lulus atau bukti pendaftaran dari institusi pendidikan

4. Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku

5. Surat pernyataan bermaterai Rp 10.000 (Formulir 1):

– Bersedia penundaan penyerahan STR dokter spesialis/subspesialis oleh KKI sesuai rekomendasi Kemenkes apabila tidak menjalankan kewajiban sesuai ketentuan perundangan

– Bersedia dan wajib melaksanakan pengabdian di instansi pengusul

– Bersedia dan wajib melaksanakan pengabdian

– Tidak akan mundur dari kepesertaan sebelum ataupun setekan SK penetapan diterbitkan

– Tidak akan pindah prodi/peminatan dan institusi pendidikan setelah ditetapkan dalam surat keputusan hasil seleksi administrasi dan sebagai peserta penerima bantuan Pendidikan dokter Spesialis-Subspesialis dan Dokter Layanan Primer.

6. Surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia sesuai kebutuhan nasional (Formulir 2)

7. Surat izin tertulis dari atasan langsung (Formulir 3)

8. Surat persetujuan suami/istri/orang tua/wali bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia sesuai kebutuhan nasional (Formulir 4)

9. Surat Kuasa pengambilan STR dokter spesialis (Formulir 5)

10. Surat rekomendasi dari Direktur rumah sakit mengetahui Kepala Dinas kesehatan dengan cap basah (Formulir 6)

11. Surat rekomendasi dari Pimpinan UPT dan Sekretaris Unit utama Kemenkes

12. Surat rekomendasi dari Kepala Satker Kemhan-TNI/POLRI (Formulir 7)

13. Surat Keterangan sehat dan bebas narkoba dari dokter rumah sakit pemerintah (Formulir 9)

14. Bukti Kepesertaan Aktif BPJS-Kesehatan

B. Persyaratan Khusus bagi PNS

1. Surat dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bagi ASN Provinsi/Kab/Kota

2. SK pengangkatan PNS dan SK pangkat terakhir

3. SK jabatan terakhir yang menduduki jabatan fungsional dokter/dokter spesialis

C. Persyaratan Khusus bagi Non ASN

1. Surat rekomendasi dari Gubernur/Bupati/Walikota daerah pengusul

2. SK Pengangkatan peserta penugasan khusus nusantara sehat

3. Surat keterangan selesai penugasan untuk peserta pasca penugasan khusus nusantara sehat.

Syarat calon penerima bantuan KKLP

1. SK pengangkatan PNS dan SK Pangkat terakhir bagi PNS

2. Bukti lulus seleksi akademik atau bukti pendaftaran dari institusi Pendidikan

3. Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku

4. Surat izin tertulis dari atasan langsung dan pejabat pembinaan kepegawaian daerah (BKD)

5. Surat pernyataan bermaterai Rp 10.000:

– Bersedia penundaan penyerahan STR dokter spesialis KKLP oleh KKI sesuai rekomendasi Kemenkes apabila tidak menjalankan kewajiban sesuai ketentuan perundangan

– Tidak akan mundur dari kepesertaan sebelum ataupun setekan SK penetapan diterbitkan

– Bersedia ditempatkan ke Unit Pengusul atau daerah yang dibutuhkan

6. Penilaian prestasi kerja PNS/SKP 2 (dua) tahun terakhir dengan setia unsur sekurang-kurangnya bernilai baik bagi PNS

7. Surat keterangan sehat dan bebas narkoba dari dokter rumah sakit pemerintah dengan melampirkan hasil laboratorium

8. Bukti kepesertaan aktif BPJS-Kesehatan

9. Fotocopy NPWP

10. Surat persetujuan suami/istri/orang tua/wali bermaterai mengikuti pendidikan dan pengabdian

Bagi yang berminat dan memenuhi persyaratan dapat mendaftarkan diri melalui laman https://sibk.kemkes.go.id/.

Baca Juga:

(Ros/Nes)