CPNS 2023 Formasi Sipir Lapas, Kemenkumham Buka untuk Lulusan SMA, Minat? Ini Besaran Gajinya

CPNS 2023 Formasi Sipir Lapas, Kemenkumham Buka untuk Lulusan SMA, Minat? Ini Besaran Gajinya

26 Juni 2023 5 By Tim Redaksi

METROONLINENTT.COM – Kemenkumham atau Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengumumkan pembukaan pendaftaran CPNS 2023 formasi Sipir Lapas.

Hal itu cukup menarik bagi mereka yang lulus perguruan tinggi atau SMA karena dinilai cocok.

Tentu saja informasi tersebut menjadi kabar gembira bagi para lulusan SMA atau Fresh Graduate.

Pasalnya, adanya pendaftaran CPNS Formasi Sipir Lapas dari Kemenkumham ini, menjadi kesempatan emas bagi lulusan SMA karena juga menjanjikan kesejahteraan layaknya PNS pada umumnya.

Baca Juga:

3 Daerah Ini Gudangnya Wanita Cantik, Bikin Terkesima, Para Duda dan Jomblo Wajib Tahu

Wahai Masyarakat RI, Korlantas Polri Sampaikan Pesan Terbaru, Sungguh Tegas

Perlu diketahui, rekrutmen CPNS 2021 lalu, Kemenkumham sudah membuka membuka total 4.558 formasi pendaftaran CPNS.

Terdiri dari 253 formasi tenaga kesehatan dan 4.305 formasi tenaga teknis, termasuk 3.876 formasi untuk Sipir Lapas atau penjaga tahanan.

Jika Anda ingin mendaftar, berikut cara untuk mengunjungi situs resmi CPNS Kemenkumham 2023.

Cara Mendaftar Seleksi CPNS 2023 Kemenkumham

  • Kunjungi situs resmi CPNS Kemenkumham 2023 yang ada di https://sscn.bkn.go.id/. Pastikan koneksi internet anda stabil dan cukup cepat.
  • Buat akun baru di sscn.bkn.go.id dengan mengklik tombol “Registrasi” pada halaman awal.

SYARAT DAFTAR

Mari disimak kriteria dan Syarat pendaftaran sipir CPNS supaya kamu lolos jadi sipir lapas CPNS Kemenkumham sebagai berikut:

1. Warga Negara Indonesia (tidak dobel kewarganegaraan) bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat pada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;

2. Punya karakteristik pribadi selaku penyelenggara pelayanan publik;

3. Bisa berperan sebagai perekat NKRI

4. Punya intelegensia yang tinggi untuk pengembangan kapasitas dan kinerja organisasi;

5. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasar putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap sebab melakukan tindak pidana kejahatan;

6. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, anggota TNI/POLRI, Pegawai BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;

7. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil ataupun Pegawai Negeri Sipil, prajurit TNI, anggota Polri, dan siswa sekolah ikatan dinas pemerintah;

8. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik ataupun terlibat politik praktis;

9. Punya kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;

10. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan jabatan yang dilamar;11. Tak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya, dibukatikan dengan Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku wajib dilengkapi setelah pelamar dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir;

11. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, didukung dengan Surat Pernyataan;

12. Bagi Wanita tidak boleh punya tato/bekas tato dan tindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain di telinga kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat dan bagi Pria tidak bertato / bekas tato dan tindik / bekas tindik pada anggota badan kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat;

13. Pelamar merupakan lulusan SLTA Sederajat yang berasal dari sekolah Luar Negeri dengan ijazah dan daftar nilai yang telah disetarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi;

14. Pelamar merupakan lulusan SLTA sederajat yang berasal dari Dalam Negeri yang terdaftar di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dan/atau terdaftar di Kementerian Agama.

15. Usia pada saat mendaftar minimal 18 tahun dan maksimal 28 tahun 0 Bulan 0 hari untuk kualifikasi pendidikan SLTA Sederajat.

16. Tinggi badan untuk pelamar jabatan Penjaga Tahanan dan jabatan Pemeriksa Keimigrasian:

a. Pria minimal 165 cm;

b. Wanita minimal 160 cm.17. Pelamar jabatan Penjaga Tahanan dan jabatan Pemeriksa Keimigrasian dengan kualifikasi pendidikan SLTA Sederajat harus sesuai dengan domisili yang tercantum dalam e-KTP. Apabila pelamar yang provinsinya tidak sesuai dengan e-KTP dan ingin mendaftar pada wilayah provinsi lain, wajib membuat surat keterangan dari kelurahan atau kantor desa setempat yang menerangkan bahwa yang bersangkutan telah berdomisili pada wilayah provinsi tersebut;

18. Untuk pelamar pada jabatan Penjaga Tahanan dan jabatan Pemeriksa Keimigrasian jenis kebutuhan khusus putra/putri Papua dan Papua Barat WAJIB berdomisili di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Yang berminat bisa terus memantau informasi rekrutmen CPNS 2023 formasi sipir lapas melalui website atau kanal-kanal resmi BKN atau Kemenkumham RI.

Berdasarkan rekrutmen CPNS sebelumnya, pendaftaran secara online sipir lapas CPNS Kemenkumham dilakukan lewat laman https://sscasn.bkn.go.id.

Semua informasi di atas berdasar surat yang dikeluarkan oleh Kemenkumham Nomor Sek.KP. 02.1-520 tentang Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Baca Juga:

Terbaru! Pendaftaran Beasiswa Dibuka, Kuliah Gratis D3, S1, S2, S3, Anda Tertarik? Para Orangtua Wajib Tahu

Kabar Baik, Kemenkeu Luncurkan Program Baru SBN, Masyarakat yang Ikut Ini Dijamin Untung

Besaran Gaji

Adapun besaran gaji sipir lapas di Kemenkumham diatur dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019, yang menurut regulasi itu besaran gaji pokok PNS berbeda jenjang.

Perbedaan jenjang itu disesuaikan dengan golongan dan lama masa kerja atau istilahnya masa kerja golongan (MKG).

Khusus untuk CPNS kulusan SMA maka di awal karirnya akan menerima gaji untuk golongan II dengan rentang besaran yang akan diterima yakni :

Golongan IIa: Minimal Rp2.022.200 – Maksimal Rp3.373.600 Golongan IIb: Minimal Rp2.208.400 – Maksimal Rp3.516.300

Golongan IIc: Minimal Rp2.301.800 – Maksimal Rp3.665.000

Golongan IId: Minimal Rp2.399.200 – Maksimal Rp3.820.000

Baca Juga:

(Ros/Nkr)