Jangan Disepelekan! Wahai Masyarakat RI, Kemenkes Sampaikan Anjuran Terbaru, Penting

Jangan Disepelekan! Wahai Masyarakat RI, Kemenkes Sampaikan Anjuran Terbaru, Penting

16 Juni 2023 0 By Tim Redaksi

METROONLINENTT.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau kepada semua pihak untuk mewaspadai dampak El Nino.

Pasalnya, fenomena pemanasan suhu muka laut ini menyebabkan terjadinya kekeringan sehingga dapat memicu peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD).

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes Imran Pambudi mengungkapkan hal tersebut dalam Peringatan ASEAN Dengue Day 2023 di Jakarta. 

“Dengan adanya El Nino kita takut kejadiannya meningkat, makanya di awal 2023 kita sudah keluarkan Surat Edaran (SE) untuk mengingatkan seluruh pemerintah daerah. Kita khawatir akan terjadi lonjakan kasus,” terangnya, seperti dikutip dari Antarakepri, Jumat (16/6/2023).

Baca Juga:

Kades di Seluruh Indonesia Siap-siap, Ada Kabar Menggembirakan untuk Anda, Tersenyumlah

Golden Buzzer di America’s Got Talent, Terbongkar, Ini Sosok dan Profesi Orangtua Putri Ariani

Lebih lanjut, Imran menjelaskan hasil kajian timnya menyatakan frekuensi nyamuk untuk menggigit akan meningkat tiga sampai lima kali lebih ganas ketika suhu di sebuah negara semakin memanas di atas 35 derajat Celcius. 

Dengan kondisi kekeringan akibat El Nino, pihaknya khawatir air yang ada di dalam wadah atau tertampung di sebuah genangan jadi tidak tergantikan.

Hal tersebut dapat membantu nyamuk Aedes Aegypti penyebab dengue menemukan tempat untuk berkembang biak.

Imran mengatakan El Nino memang merupakan sebuah siklus.

Oleh karena itu, pihaknya telah menyampaikan kepada dinas kesehatan daerah agar berhati-hati sejak awal tahun ini.

Imran menyebut dinas kesehatan daerah perlu bersiap untuk memonitor pemberantasan sarang nyamuk agar lebih ditingkatkan.

Sementara itu, berdasarkan data kumulatif Kemenkes sampai minggu ke-22 tahun 2023, ada 35.694 kasus dengue dengan 270 kematian dalam kurun waktu yang sama.

Imran pun mengimbau agar semua pihak tetap berhati-hati karena kasus DBD banyak terjadi di usia anak-anak.

Kemudian, ia menekankan bahwa yang terpenting untuk mengatasi dengue ada pada upaya pencegahannya.

Imran menjelaskan Kemenkes sendiri kini tengah menggencarkan sosialisasi pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Sosialisasi dilakukan melalui kampanye 3M Plus yakni menguras dan menyikat, menutup tempat penampungan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas dan mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk.

Sedangkan untuk fogging, Imran mengatakan pihaknya tidak terlalu merekomendasikannya karena lebih ke arah reaksi.

Imran menyebut fogging baru akan dilakukan jika ada kasus.

Sementara untuk saat ini, lanjutnya, yang terpenting adalah jangan sampai ada jentik nyamuk.

Kemudian ia juga mengimbau jika di daerahnya banyak tanaman agar memakai lotion atau vaksin bivalen sebagai upaya perlindungan.

Di sisi lain, Imran juga meminta pemerintah daerah untuk melakukan antisipasi lonjakan kasus sewaktu-waktu.

Mulai dari melakukan pemantauan secara lebih teratur serta mempersiapkan seluruh kebutuhan logistik, cairan, dan obat-obatan terkait di fasilitas kesehatan.

Imran menuturkan Kemenkes saat ini sedang menjalankan enam strategi nasional penanggulangan dengue untuk periode 2021-2025.

Yakni penguatan manajemen vektor yang efektif, aman, dan berkesinambungan, serta meningkatkan akses dan mutu tatalaksana dengue.

Kemudian menguatkan surveilans dengue yang komprehensif serta manajemen Kejadian Luar Biasa (KLB) yang responsif.

Lalu Kemenkes juga menjalankan peningkatan partisipasi masyarakat dan institusi yang berkesinambungan.

Baca Juga:

Pilpres 2024, Ramalan Gus Dur Mengejutkan, yang Akan Jadi Presiden Berikutnya, Ini Orangnya

Kabar Terkini, Satgas Polri Tangkap 212 Tersangka, Ini Kasusnya

Selanjutnya, penguatan kebijakan manajemen program, kemitraan dan komitmen pemerintah hingga pengembangan kajian, penelitian dan inovasi sebagai dasar kebijakan dan manajemen program berbasis bukti.

Imran menegaskan komitmen pemerintah daerah sangat penting untuk bisa mengalokasikan sumber daya yang cukup.

Dalam hal ini, bisa manusia atau dana untuk bisa mengatasi masalah dengue.

Baca Juga:

(Ber/Nes)