Detik-detik Istri Nekat Potong Burung Suami Sendiri, Astaga, Begini Motifnya

Detik-detik Istri Nekat Potong Burung Suami Sendiri, Astaga, Begini Motifnya

24 Mei 2023 0 By Tim Redaksi

METROONLINENTT.COM – Polresta Surakarta mengungkap kasus tindak pidana kasus penganiayaan seorang istri memotong alat kelamin suaminya di sebuah penginapan kawasan Jebres Solo, Jawa Tengah.

Pelaku yakni YC (33), warga Lumajang Jawa Timur pun telah diamankan kepolisian.

Sementara korbannya adalah pria yang disebut suaminya, yakni IPN (19), warga Nelaya Jembrana, Bali.

Atas perbuatan tersangka melakukan tindak pidana kasus penganiayaan mengakibatkan luka berat akan dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun.

Baca Juga:

Yaampun, Anak Pj Gubernur Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos, Begini Endingnya

Salah Satu Pejabat Pemerintah Jadi Tersangka, Kasusnya Memalukan

Dalam konferensi pers di Solo, Rabu (17/5) seperti dikutip dari Antara, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi menjelaskan pihaknya melakukan pengusutan tersebut setelah mendapatkan laporan dugaan penganiayaan yang diterima dari pihak penginapan.

Dugaan sementara motif tindak penganiayaan itu adalah sakit hati.

Kapolres menjelaskan peristiwa seorang perempuan statusnya istri memotong alat kelamin suaminya, terjadi di sebuah penginapan kawasan Jebres Solo, pada Selasa (16/5), sekitar pukul 04.30 WIB.

Dari pemeriksaan diketahui YC menikah dengan IPN di Bali pada Maret 2023.

IPN yang selama di Bali mengikuti orang tua angkat itu lalu mencari orang tua kandungnya di Sukoharjo, Jateng.

Dia pun pulang ke rumah orangtuanya di Sukoharjo itu pada April.

Kemudian YC pada Mei lalu menyusul IPN ke Sukoharjo.

Baca Juga:

Berduka, Salah Satu Aktor Top Indonesia Meninggal Dunia

Gak Ada Ampun, Jokowi Pecat Satu Menteri

Namun, YC menilai IPN sifatnya berubah, dan disebut keluarga suaminya itu tak menyetujui dirinya.

YC yang merasa sakit hati karena tidak diterima oleh keluarga korban dengan baik, kemudian diantarkan oleh IPN ke terminal bus untuk pulang ke Bali.

Di dalam perjalanan, tersangka sempat membeli pisau karter yang nantinya akan digunakan untuk alat kejahatan melakukan penganiayaan korban.

Tersangka lalu tak kembali ke Bali, dan menghubungi IPN untuk tidak berpisah.

Pasangan suami istri itu, terjadi pembicaraan kemudian disepakati pada hari kejadian tersebut tersangka meminta bertemu di salah satu penginapan di Solo.

Korban kemudian sekitar pukul 00.00 WIB, menyusul ke hotel tersebut.

Pasutri itu, setelah bertemu mereka tidur di penginapan.

Pada saat korban tertidur lelap, pelaku kemudian melakukan aksi kejahatan dengan memotong alat kelamin korban hingga putus.

Korban bangun kesakitan berteriak-teriak bersimbah darah kemudian dibantu pihak hotel ia dibawa ambulans ke RS Dr Moewardi Solo.

Pihak hotel kemudian juga melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Surakarta.

YC pun kemudian diamankan polisi lalu dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selain itu, polisi juga mengumpulkan sejumlah alat bukti antara lain pisau karter, satu daster bercak darah, selimut bercak darah, keset bercak darah, KTP tersangka.

Baca Juga:

(Ros/Nkr)